Sinergitas BRMP BABEL Hadiri Sosialisasi Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi
Bangka Barat, Jum'at 21
November 2025 — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Bangka Belitung hadir dalam rapat sosialisasi kegiatan rehabilitasi saluran irigasi yang digelar oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) di Kantor camat Kelapa Kabupaten Bangka Barat. Kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Kabupaten Bangka Selatan pada tanggal 13 November 2025 yang lalu. Pada kesempatan tersebut BRMP Babel diwakili oleh Feriadi S.P., M.Si. dan M. Yusuf.
Turut hadir pada kegiatan tersebut dari instansi terkait seperti Dinas Pertanian Kab. Bangka Barat, Sekcam Kelapa, Koramil Kec. Kelapa, Polsek Kec. Kelapa, Kepala Desa serta perwakilan Gapoktan dan Poktan dari Desa Buyan Kelumbi, Desa Tebing, Desa Simpang Yul, dan Desa Pebuar. Kegiatan bertujuan untuk membahas rencana dan pelaksanaan rehabilitasi saluran irigasi di areal persawahan di Daerah Irigasi (D.I) Buyan Kelumbi, D.I Tebing, D.I Simpang Yul, dan D.I Pebuar. Untuk mendukung Optimasi Lahan Tahap III tahun 2025 ini besar anggaran yang disediakan adalah sebesar Rp. 33.387.425.000 untuk lima DI termasuk DI Kepoh di Kabupaten Bangka Selatan.
PT. Brantas Adipraya (Persero) diwakili oleh Pak Fauzan selaku kontraktor dalam paparannya menyampaikan bahwa proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan rehab dan peningkatan jaringan irigasi sudah dimulai pada 29 Oktober 2025 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Pada sesi diskusi tokoh P3A sekaligus petani Desa Bulin Bapak Toni menyampaikan masukan bahwa bendungan yang akan dibangun agar ditinggikan pasangan batunya sehingga air tidak meluap saat musim hujan. Selanjutnya Kepala Desa Tebing Bapak Saimi dalam diskusi juga mengusulkan untuk meminimalisir permasalahan di lapangan perlunya menjalin komunikasi dan koordinasi ditingkat petani.
Pada kesempatan tersebut perwakilan BRMP Bangka Belitung, Feriadi, S.P., M.Si. menghimbau agar petani dan masyarakat mendukung penuh kegiatan tersebut, sehingga kedepannya kegiatan penanaman padi di Kab. Bangka Barat dapat berjalan maksimal.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat bersinergi agar kegiatan rehabilitasi dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi pertanian di Bangka Barat sehingga target swasembada pangan dapat diwujudkan.